Ekspresikan Diri dalam Wujud Keshalihan

Agar Tak Ada yang Layu Sebelum Berkembang

Minggu, 28 Maret 2010

JALAN PANJANG MENJADI PEREMPUAN BERHATI MULIA


SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : Nurul Citra
Nim : PO.71.3.211.06.1.026
Dengan ini menyatakan akan tetap menggunakan foto berjilbab untuk ijazah dan siap menanggung segala akibat yang ditimbulkan di kemudian hari.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sadar dan tanpa tekanan dari pihak manapun.

Itulah bunyi surat pernyataan yang kutujukan kepada Ibu Ketua Jurusanku yang juga menggunakan jilbab sama sepertiku.Kutandatangani surat pernyataan ini di atas materai 6000 rupiah. . Memang aku menuntut ilmu di kampus yang mana para mahasiswi muslimnya tidak diwajibkan untuk mengenakan "jilbab" tetapi semua mahasiswi yang beragama Islam mengenakan jilbab dengan keinginan mereka sendiri.Entah...ketika berada di lingkungan kampus (tidak peduli itu jilbab betulan atau jilbab bo'ongan alias kepalamu hanya ditutupi selendang transparan sementara poni lempar-mu kamu biarkan tetap kelihatan atau kepalamu berkerudung, sementara blus dan celanamu amat sangat ketat dan ketika kamu membungkuk maka punggung bawahmu bahkan sebagian dari area glutea-mu kelihatan). tapi, aneh...dengan alasan mengikuti aturan..keluarlah pengumuman itu bahwa fhoto ijazah tak boleh menggunakan jilbab...
hohoho...hancur rasanya ketika mahasiswi yang memiliki komitmen untuk tak menanggalkannya mendapatkan ultimatum yang tiada habisnya.
dipanggil, menghadap, seperti seorang terdakwa yang telah melakukan kejahatan yang tak terampuni..di"kuliahi" habis-habisan disaksikan oleh teman-teman seangkatan yang hanya bisa diam membisu dan segelintir dosen yang tidak peduli akan nasib kami padahal mereka semua mengenakan pakaian yang sama seperti kami...
dikuliahi habis-habisan dengan materi yang berbobot, bagiku tak masalah...
tapi, jika sudah mengeluarkan tuduhan yang menjurus kepada FITNAH...yang membawa-bawa orang lain yang mereka tak tahu betapa hanifnya mereka ...sungguh aku tidak tahan...dicap terlalu ekstrim..mengajarkan teman-teman lain hal-hal yang tidak2...kudengarkan begitu saja..Apalagi ketika salah seorang dosen yang kuhormati datang seperti "kompor"yang siap meledakkan apa saja..
Ya Allah...berikanlah kesabaran dan jagalah diri ini untuk tidak tampak lemah dihadapan mereka...(doaku dalam hati)...
Kejadian siang itu...sungguh takkan kulupakan seumur hidupku..apalgi ketika berlanjut di acara yudisium yang sangat menegangkan.."kuliah"nya pun berlanjut disitu..kami kembali diadili...Aku hanya bisa berdoa semoga Allah memberikan hidayah pada mereka...Dari semula 13 orang...hanya 10 yang bertahan..bersamaku...membuat surat pernyataan ini...Aku tahu sahabat..tubuhmu serasa lemas ketika harus berdiri dan mendapatkan"kata-kata mutiara" itu...tapi, aku bersyukur kalian mampu melewatinya...
Ini kali pertama aku melampirkan surat pernyataan pas foto berjilbab.

Dan aku akan tetap bersenang hati (Insya Allah) jika harus membuat surat pernyataan itu untuk kali kedua, ketiga, ke empat, dst... dst..

"Pas foto harus tampak kedua telinga" sejatinya bukan alasan yang pantas untukku dan teman-teman berjilbab lainnya untuk melepaskan jilbab saat membuat pas foto untuk keperluan apapun..ini adalah KEWAJIBAN...yang akan menjaga iffahmu..
Sekali lagi MAAF bu..jika aku harus kembali terlibat di dalamnya...selalu dan selalu begitu...serta selamanya...justru kata-kata mutiaramu menjadi penyulut semangatku..untuk menjadi lebih baik lagi
Rezeki..Jodoh..Maut...Hanya Allah Yang Maha Mengetahuinya...
Allahlah yang Maha Pemberi Rezeki...Dalah sebaik-baiknya Penolong bagi kami...
JALAN MASIH PANJANG SAHABAT UNTUK MENJADI PEREMPUAN BERHATI MULIA !!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar